Blangpidie

Blangpidie

Blangpidie, Aceh Barat Daya

Blangpidie adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Aceh Barat Daya, Provinsi Aceh, Indonesia.[4] Blangpidie merupakan ibu kota Kabupaten Aceh Barat Daya. Blangpidie berada pada bagian selatan pesisir Barat Aceh, dan dilewati jalan raya yang menghubungkan Banda Aceh - Medan, yakni sesudah Meulaboh dan sebelum Tapak Tuan. Blangpidie juga merupakan tempat pejuang kemerdekaan Teungku Peukan meninggal dunia dan dimakamkan.

Etimologi

Banyak orang yang salah mengenali kota dagang ini sebagai Pidie, hal yang mungkin disebabkan oleh nama akhir yang sama dengan yang dimiliki oleh "Pidie" sendiri. Kata Blangpidie yang dulunya bernama Kuta Batee berasal dari dua kosakata, yaitu Blang (Bahasa Aceh; Sawah) dan Pidie (Salah satu kabupaten di Aceh). Menurut Keuchik Haji Nyak Abbas bin Keuchik Sabad (Mantan Keuchik Keude Siblah), disebut Blangpidie karena dulu di daerah ini terdapat banyak sawah (Blang) milik uleebalang dari Pidie yang menetap di Kuta Batee (Sebutan lama Blangpidie).

Demografi

Jumlah penduduk kecamatan Blangpidie pada tahun 2016 adalah 22.850 jiwa terdiri dari 11.338 laki-laki dan 11.512 perempuan dengan seks rasio 98,48 serta terbagi dalam 3.553 rumah tangga.

Sumber : https://id.wikipedia.org/wiki/Blangpidie,_Aceh_Barat_Daya

Postingan Terkait

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Cari Blog Ini

Konsultasi

KONSULTASI FENGSHUI RUMAH DAN TEMPAT USAHA

Banner Promosi

banner

Dengan menerapkan prinsip-prinsip Feng Shui, kita dapat menciptakan lingkungan yang mendukung energi

Feng Shui dipercaya dapat mempengaruhi keberuntungan, kesehatan, dan kesejahteraan seseorang. Konsepnya didasarkan pada aliran energi yang dikenal sebagai "chi", yang harus mengalir secara bebas dan seimbang melalui ruang kita. Ketika chi terhambat atau terganggu, dapat mempengaruhi suasana hati, kesehatan, dan keberhasilan kita dalam hidup.

Tayangan halaman minggu lalu