Kisaran

Kisaran

Kisaran, Asahan

Kisaran (Jawi: كيسرن) adalah sebuah kawasan yang terletak di provinsi Sumatra Utara, sekaligus menjadi ibu kota dari Kabupaten Asahan. Kisaran meliputi dua kecamatan, yakni kecamatan Kota Kisaran Barat dan Kota Kisaran Timur. Kisaran berada di Jalan Raya Lintas Sumatra dan juga jalur Kereta Api Trans Sumatra Divre I Sumut & Aceh.

Status Kisaran sebelumnya adalah kota administratif, yang kemudian dihapuskan menjadi kecamatan biasa pada tahun 2003 karena tidak memenuhi persyaratan peningkatan daerah otonom. Kota Kisaran mempunyai objek wisata yang menarik setelah rampungnya pembangunan Masjid Agung Haji Ahmad Bakrie (tahun 2015) yang berada di tepi Jalan Lintas Timur Sumatera, Medan-Rantau Parapat, di depan gedung Kantor Bupati Asahan. Disamping itu, Taman Alun-Alun Kisaran adalah taman sederhana nuansa alami, dengan pepohonan hijau dan sarana komplet yang tersebar di penjuru taman.

Demografi

Penduduk

Pada Sensus Penduduk Indonesia 2010, jumlah penduduk Kisaran sebanyak 123.956 jiwa, dan pada tahun 2021 sebanyak 143.235 jiwa.

Agama

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik dalam Sensus Penduduk Indonesia 2010, mayoritas penduduk Kisaran menganut agama Islam yakni 83,65%, kemudian Kristen sebanyak 11,33% (Protestan 10,57% dan Katolik 0,76%). Selanjutnya penganut agama Buddha sebanyak 4,46%, Hindu sebanyak 0,07%, Konghucu dan lainnya 0,49%.[2] Agama Islam umumnya dianut sebagian besar warga Jawa, Batak Mandailing, dan Angkola, Melayu, Minangkabau, Banjar, Aceh, dan lainnya. Agama Kristen kebanyakan dianut warga Batak Toba, Karo, Simalungun, Nias, dan sebagian Tionghoa, Angkola dan Mandailing. Agama Buddha dan Konghucu umumnya adalah warga Tionghoa yang kebanyakan berada di kecamatan Kota Kisaran Barat. Untuk sarana rumah ibadah di Kisaran hingga tahun 2021, terdapat 81 masjid, 85 musala, 36 gereja Protestan, dan 9 vihara.[1]

Suku bangsa

Penduduk di Kisaran memiliki latar belakang suku bangsa yang berbeda-beda, yang didominasi oleh suku Jawa, Batak, dan Melayu. Data Badan Pusat Statistik dari hasil Sensus Penduduk Indonesia 2010, persentasi penduduk Kisaran (Kisaran Barat dan Kisaran Timur) berdasarkan suku bangsa yakni suku Jawa sebanyak 49,87%. Kemudian Batak sebanyak 32,03%. Suku Batak dalam Sensus 2010 di Kisaran sebagian besar adalah Batak Angkola, Toba, Mandailing, dan sebagian Karo dan Pakpak.[3] Penduduk dari suku Melayu sebanyak 4,88%, kemudian Minangkabau sebanyak 4,47%, Banjar sebanyak 1,29%, Aceh sebanyak 0,56%. Suku lain sebanyak 6,90%, sebagian besar ialah Tionghoa, dan selebihnya Nias, Sunda, dan suku lainnya.

Transportasi

  • Kereta Api (Stasiun Kisaran)
  • Transportasi Online :
  • - Gojek
  • Becak Motor
  • Mopen (Lintas Kabupaten "Labura-Asahan-Batubara" dan Kecamatan dalam Kabupaten)
  • Bus AKDP dan AKAP

Tokoh

  • Sindoedarsono Soedjojono (Tokoh Seniman Indonesia)
  • Sisworo Gautama Putra (Tokoh Seniman Indonesia)
  • Achmad Tahir (Tokoh Politik dan Militer Indonesia)

Fasilitas kesehatan

Rumah Sakit :

  • RSU Ibu Kartini
  • RSUD H. Abdul Manan Simatupang
  • RSU Setio Husodo
  • RSU Wira Husada
  • RSU Bunda Mulia
  • RSIA Namaryna
  • RSU Permata Hati
  • RSIA Utama
  • RSU Methodist Bintang Kasih

Puskesmas :

  • Puskesmas Mutiara
  • Puskesmas Gambir Baru
  • Puskesmas Sidodadi
  • Pusat Perbelanjaan
  • Pasar Inpress
  • Pajak Kartini
  • Pajak Bakti

Sekitaran Area Pusat Kota Lainnya seperti di Jl. Imam Bonjol, Jl. Diponegoro, Jl. Sisingamangaraja, Jl. HOS Cokroaminoto, Jl. Dr. Sutomo, Jl. Ir. Juanda, dan lainnya

Sumber : https://id.wikipedia.org/wiki/Kisaran,_Asahan

Postingan Terkait

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Cari Blog Ini

Konsultasi

KONSULTASI FENGSHUI RUMAH DAN TEMPAT USAHA

Banner Promosi

banner

Dengan menerapkan prinsip-prinsip Feng Shui, kita dapat menciptakan lingkungan yang mendukung energi

Feng Shui dipercaya dapat mempengaruhi keberuntungan, kesehatan, dan kesejahteraan seseorang. Konsepnya didasarkan pada aliran energi yang dikenal sebagai "chi", yang harus mengalir secara bebas dan seimbang melalui ruang kita. Ketika chi terhambat atau terganggu, dapat mempengaruhi suasana hati, kesehatan, dan keberhasilan kita dalam hidup.

Tayangan halaman minggu lalu